Translate

Thursday, September 20, 2012

Obat Tradisional Pengusir Demam Anak






Sebagai langkah pertolongan pertama, obat tradisional dapat diandalkan untuk mengatasi demam.

BANYAK orangtua panik bila mendapati suhu tubuh anaknya di atas rata-rata atau sering disebut demam. Sebagai pertolongan pertama, umumnya diberikan obat penurun panas yang berbahan dasar kimia seperti golongan parasetamol, asam salisilat, ibuprofen, dan lain-lain. Jarang sekali orangtua yang langsung teringat  memberikan obat-obatan tradisional.

Padahal, obat-obatan tradisional yang berasal dari tanaman obat ini tak kalah ampuhnya sebagai pengusir demam. Malah, obat-obatan tradisional memiliki kelebihan, yaitu toksisitasnya relatif lebih rendah dibanding obat-obatan kimia. Jadi, relatif lebih aman, bahkan tidak ada efek samping bila penggunaannya benar. Soalnya, kandungan tanaman obat bersifat kompleks dan organis sehingga dapat disetarakan dengan makanan, suatu bahan yang dikonsumsi dengan maksud merekonstruksi organ atau sistem yang rusak. Selain itu, harganya pun lebih murah.

Tiga Jenis Demam

Namun, sebelum mengenal lebih jauh tentang tanaman obat penurun panas, perlu dipahami lebih dulu pengertian demam. Demam pada anak dapat dibedakan menjadi tiga, yaitu:

1. Demam karena infeksi yang suhunya bisa mencapai lebih dari 38°C. Penyebabnya beragam, yakni infeksi virus (seperti flu, cacar, campak, SARS, flu burung, demam berdarah, dan lain-lain) dan bakteri (tifus, radang tenggorokan, dan lain-lain).

2. Demam noninfeksi, seperti kanker, tumor, atau adanya penyakit autoimun seseorang (rematik, lupus, dan lain-lain).

3. Demam fisiologis, seperti kekurangan cairan (dehidrasi), suhu udara yang terlalu panas, dan lain-lain.

Nah, dari ketiganya, hanya demam yang disebabkan oleh infeksi dan noninfeksi sajalah yang memerlukan obat penurun panas. Untuk mempercepat proses penurunan panasnya, selain ramuan tradisional yang diminum, dapat juga diberikan baluran atau kompres untuk membantu.

Akan halnya demam fisiologis, tak diperlukan obat-obatan penurun panas karena umumnya jarang melebihi 380°C. Untuk menurunkan suhu tubuh, cukup diberikan minum yang banyak dan diusahakan berada dalam ruangan berventilasi baik atau berpendingin.

Aneka Obat Tradisional Penurun Panas

Inilah beberapa pilihan obat penurun panas tradisional yang dapat dicoba. Penting diperhatikan, dosis yang tercantum pada ramuan berikut adalah dosis untuk orang dewasa. Bila ingin diberikan kepada anak, bacalah aturan dosis bagi anak dan sesuaikan dengan tingkatan usianya. (Lihat boks: Dosis Aman untuk Anak.)

1. Lempuyang Emprit (Zingiber amaricans)

Memiliki kandungan senyawa minyak atsiri, yaitu sekuiterpenketon yang bermanfaat untuk menurunkan panas. Umumnya yang digunakan adalah rimpangnya; warnanya putih kekuningan dan rasanya pahit.

Caranya: Cuci bersih 10 gram umbi lempuyang emprit. Parut dan tambahkan 1/2 gelas air panas, aduk rata. Setelah dingin, peras, ambil sarinya. Campur dengan 2 sendok makan (sdm) madu bunga kapuk, aduk rata. Berikan 3 kali sehari.

2. Kunyit (Curcuma longa)

Memiliki kandungan minyak atsiri, curcumin, turmeron dan zingiberen yang dapat bermanfaat sebagai antibakteri, antioksidan, dan antiinflamasi (anti-peradangan). Selain sebagai penurun panas, campuran ini juga dapat meningkatkan daya tahan tubuh. Umumnya yang digunakan adalah rimpangnya; warnanya oranye.

Caranya: Cuci bersih 10 gram umbi kunyit. Parut dan tambahkan 1/2 gelas air panas, aduk rata. Setelah dingin, peras, ambil sarinya. Tambahkan dengan perasan 1/2 buah jeruk nipis. Campur dengan 2 sdm madu bunga kapuk, aduk rata. Bagi menjadi 3 bagian campuran madu dan kunyit ini, kemudian berikan 3 kali sehari.

3. Sambiloto (Andrographis paniculata)

Seluruh bagian tanamannya dapat digunakan. Memiliki kandungan andrografolid lactones (zat pahit), diterpene, glucosides dan flavonoid yang dapat menurunkan panas. Bahkan pada tahun 1991 pernah diadakan penelitian di Thailand bahwa 6 g sambiloto per hari sama efektifnya dengan parasetamol.

Caranya: Rebus 10 gram daun sambiloto kering, 25 g umbi kunyit kering (2,5 ibu jari), dan 200 cc air. Rebus hingga mendidih dan airnya tinggal 100 cc, kemudian saring. Setelah hangat, tambahkan 100 cc madu bunga kapuk atau mahoni, aduk rata. Bagi menjadi 3 bagian, berikan 3 kali sehari.

4. Pegagan (Centella asiatica L.)

Tumbuhan yang dikenal pula dengan nama daun kaki kuda ini tumbuh merayap menutupi tanah. Daunnya berwarna hijau dan berbentuk seperti kipas ginjal. Memiliki kandungan triterpenoid, saponin, hydrocotyline, dan vellarine. Bermanfaat untuk menurunkan panas, revitalisasi tubuh dan pembuluh darah serta mampu memperkuat struktur jaringan tubuh. Pegagan juga bersifat menyejukkan atau mendinginkan, menambah tenaga dan menimbulkan selera makan.

Caranya : Rebus 1 genggam pegagan segar dengan 2 gelas air hingga mendidih dan airnya tinggal 1 gelas. Bagi menjadi 3 bagian dan diminum 3 kali sehari.

5. Temulawak (Curcuma xanthorhiza Roxb.)

Penampilan temulawak menyerupai temu putih, hanya warna bunga dan rimpangnya berbeda. Bunga temulawak berwarna putih kuning atau kuning muda, sedangkan temu putih berwarna putih dengan tepi merah. Rimpang temulawak berwarna jingga kecokelatan, sedangkan rimpang bagian dalam temu putih berwarna kuning muda.

Temulawak memiliki zat aktif germacrene, xanthorrhizol, alpha betha curcumena, dan lain-lain. Manfaatnya sebagai antiinflamasi (antiperandangan), antibiotik, serta meningkatkan produksi dan sekresi empedu. Temulawak sejak dahulu banyak digunakan sebagai obat penurun panas, merangsang nafsu makan, mengobati sakit kuning, diare, mag, perut kembung dan pegal-pegal.

Caranya : Cuci bersih 10 gram rimpang temulawak. Parut dan tambahkan 1/2 gelas air panas, aduk rata. Setelah dingin, peras, ambil sarinya. Campur dengan 2 sdm madu bunga kapuk, aduk rata. Bagi menjadi 3 campuran madu dan temulawak, kemudian berikan 3 kali sehari.

6. Bawang merah (Allium cepa L.)

Bawang merah sering digunakan sebagai bumbu dapur. Memiliki kandungan minyak atsiri, sikloaliin, metilaliin, kaemferol, kuersetin, dan floroglusin.

Caranya: Kupas 5 butir bawang merah. Parut kasar dan tambahkan dengan minyak kelapa secukupnya, lalu balurkan ke ubun-ubun dan seluruh tubuh.

7. Daun kembang sepatu (Hibiscus rosa sinensis)

Selain daun kembang sepatu, Anda juga dapat memanfaatkan daun kapuk atau daun sirih. Kembang sepatu mengandung flavonoida, saponin dan polifenol. Daun kapuk mengandung flavonoida, saponin dan tanin. Daun sirih mengandung flavonoida, saponin, polifenol, dan minyak atsiri.

Caranya: Cuci bersih daunnya, keringkan dengan lap bersih, panaskan sebentar di atas api agar lemas. Remas-remas sehingga lemas, olesi dengan minyak kelapa, kompreskan pada perut dan kepala.

8. Meniran (Phyllanthus niruri L.)

Tinggi tanamannya mencapai 1 meter, tumbuh liar, daunnya berbentuk bulat tergolong daun majemuk bersirip genap. Seluruh bagian tanaman ini dapat digunakan. Memiliki kandungan lignan, flavonoid, alkaloid, triterpenoid, tanin, vitamin C, dan lain-lain. Bermanfaat untuk menurunkan panas dan meningkatkan daya tahan tubuh.

Caranya: Rebus 1 genggam meniran segar dengan 2 gelas air hingga mendidih dan airnya tinggal 1 gelas. Bagi menjadi 3 bagian dan diminum 3 kali sehari.

9. Air kelapa muda

Air kelapa muda banyak mengandung mineral, antara lain kalium. Pada saat panas, tubuh akan mengeluarkan banyak keringat untuk menurunkan suhu tubuh. Nah, untuk menggantikan keringat yang keluar, perbanyaklah minum air kelapa.

Dosis Aman untuk Anak

Penggunaan tanaman obat dengan dosis yang tepat tidak akan menimbulkan efek samping dan aman. Berikut dosis yang direkomendasikan untuk anak:

Usia                       Dosis 

Bayi                       1/8 dosis dewasa

2­-5 tahun              1/4 dosis dewasa

6­-9 tahun              1/3 dosis dewasa

10-13 tahun           1/2 dosis dewasa

14-16 tahun          3/4 dosis dewasa

Penulis: Utami Sri Rahayu
Konsultan Ahli: dr Adji Suranto, SpA dari Perhimpunan Dokter Indonesia Pengembang Kesehatan Tradisional Timur (PDPKT DKI Jaya)

Obat Tradisional

Selama berabad-abad, berbagai macam obat telah berupaya ditemukan manusia untuk mengobati berbagai penyakit. Sejak zaman yang paling awal, obat tradisional yang kebanyakan berupa obat herbal telah digunakan untuk mengobati penyakit. Misalnya Papirus Ebers, yang disusun di Mesir sekitar abad ke-16 SM, memuat ratusan obat rakyat untuk berbagai penyakit. Akan tetapi, pengobatan herbal biasanya diturunkan secara lisan dari generasi ke generasi.
Meskipun ada yang berpendapat bahwa obat tradisional atau obat herba lebih aman daripada obat-obat farmasi modern, obat tradisional bukannya tidak berisiko. Peringatan dan rekomendasi apa saja yang hendaknya dicamkan seseorang sewaktu mempertimbangkan pengobatan herbal atau obat tradisional? Sebelum membahas mengenai risiko obat tradisional, berikut ini adalah beberapa resep obat tradisional dan fakta pengobatan dari masing-masing resep tersebut yang berkhasiat untuk mengatasi beberapa jenis penyakit dan mengatasi problem untuk penampilan pribadi.

Kolesterol dan Diabetes

  • Resep: Rebus daun salam bersama laos lalu minum air rebusan tersebut.
  • Fakta: Daun salam mengandung flavonoid dan tanin sebagai zat yang mampu menurunkankan kolesterol. Dapat pula menurunkan kadar gula dalam darah.

    Laos mengandung minyak atsiri untuk membantu memperlancar sirkulasi darah dan proses pengeluaran sisa metabolisme termasuk kolesterol yang berlebih.

Hipertensi

  • Resep: Konsumsi daun seledri secara teratur.
  • Fakta: Seledri mengandung phthalide yang mampu untuk mengendurkan otot arteri sehingga menurunkan tekanan darah bagi penderita hipertensi dan juga mengurangi produksi hormon stres.

Sakit Kepala

  • Resep: Minum rebusan air dari jahe, sereh dan ketumbar.
  • Fakta: Jahe, sereh dan ketumbar mengandung minyak atsiri yang akan memperlancar peredaran darah juga berfungsi sebagai analgetik untuk mengurangi sakit di kepala.

Batuk

  • Resep: Air jeruk nipis dicampur dengan madu.
  • Fakta: Jeruk nipis mengandung vitamin C yang dapat memperbaiki ketahanan tubuh untuk melawan flu. Juga berfungsi sebagai antiseptik yang mampu membuang racun dalam tubuh.

    Madu yang juga berfungsi sebagai antiseptik dan mampu menambah tenaga untuk mengalahkan penyakit.

Luka

  • Resep: Oleskan madu pada bagian yang terluka
  • Fakta: Madu mengandung hydrogen peroxide dan gluconic acid yang akan membunuh bakteri penyebab infeksi dan membantu pertumbuhan sel baru sehingga luka menjadi cepat sembuh.

Mimisan

  • Resep: Gulung daun sirih yang telah dibersihkan dan masukkan ke dalam lubang hidung.
  • Fakta: Daun sirih mampu untuk mengurangi pendarahan, termasuk pada pendarahan di selaput lendir hidung seperti yang terjadi pada orang yang mengalami mimisan ini.

Bau Mulut

  • Resep: Rebus daun sirih, cengkeh dan kunyit. Lalu kumur dengan menggunakan air rebusan tersebut.
  • Fakta: Daun sirih dan cengkeh mengandung zat antiseptik. Kunyit mengandung kurkumin yang mampu mengatasi infeksi kuman penyebab bau mulut.

Keputihan

  • Resep: Rebus daun sirih dan sambiloto.
  • Fakta: Daun sirih berfungsi sebagai antiseptik. Sambiloto berfungsi sebagai antiflamasi yang mampu membunuh jamur dan mencegah rasa gatal.

Nyeri haid

  • Resep: Rebus kunyit bersama dengan asam jawa.
  • Fakta: Kunyit mengandung kurkumin. Asam jawa mengandung fruit acid yang akan membuat darah haid menjadi lancar dan mengurangi kram perut.

Susah Tidur

  • Resep: Mengoleskan minyak lavender pada bantal atau bawah hidung agar dapat tercium. Bisa juga dengan minum jus mentimun, pisang dan biji pala.
  • Fakta: Aromaterapi dengan menggunakan bunga lavender membuat seseorang lebih cepat tidur dengan nyenyak.

    Mentimun banyak mengandung vitamin C. Pisang mengandung karbohidrat dan asam folat yang melancarkan sirkulasi darah. Biji pala mengandung minyak atsiri yang mempu membuat pikiran menjadi tenang.

Bibir Kering

  • Resep: Oleskan madu pada bibir.
  • Fakta: Madu berfungsi sebagai antioksidan dan humecant yang dapat mempertahankan kelembaban, termasuk kelembaban bibir sehingga bibir tidak menjadi pecah-pecah.

Gigi Kusam

  • Resep: Lumatkan stroberi dan campur dengan setengah sendok teh baking soda. Oleskan pada gigi, diamkan selama beberapa menit kemudian bersihkan. Lakukan sesekali saja, karena asam ini dapat mengikis gigi Anda bila digunakan secara sering.
  • Fakta: Stroberi mengandung malic acid yang berfungsi sebagai pemutih alami.

Kerutan

  • Resep: Ambil putih telur dan oleskan pada wajah, gunakan sebagai masker.
  • Fakta: Putih telur mangandung albumin yang dapat berfungsi sebagai pelembab dan mengencangkan kulit.

Ketombe

  • Resep: Rendam irisan cabe rawit dalam perasan air jeruk nipis. Oleskan pada kepala sebelum keramas.
  • Fakta: Jeruk nipis mengandung vitamin C dan fruit acid. Sedangkan cabe rawit mengandung kapsaisin yang mampu membunuh bakteri atau jamur sehingga kulit kepala menjadi bersih.

Sengatan Lebah

  • Resep: Oleskan pasta gigi atau campuran baking soda dan air pada bagian yang tersengat. Jangan lupa untuk mengeluarkan sengat yang tertinggal pada tubuh.
  • Fakta: Pasta gigi dapat menetralkan rasa sakit akibat sengatan. Baking soda dapat memberi rasa nyaman pada luka sengatan.

Kulit Terbakar atau Melepuh

  • Resep: Oleskan lidah buaya pada bagian tubuh yang melepuh.
  • Fakta: Lidah buaya mengandung mucopolysaccharides yang bermanfaat sebagai antiseptik dan antiradang sehingga membantu agar kulit yang melepuh tidak terinfeksi kuman juga mencegah terjadinya kemerahan akibat radang. Kandungan kolagen pada lidah buaya pencegah terjadinya pembengkakan. Selain itu, lidah buaya mampu memberi efek dingin yang membantu mengurangi rasa sakit.

Peringatan dalam Menggunakan Obat Tradisional

Sekalipun herba atau obat tradisional mungkin secara luas dianggap aman, disarankan untuk waspada. Jangan longgarkan kewaspadaan Anda hanya karena suatu produk berlabelkan "natural". Fakta yang tidak menyenangkan ialah bahwa beberapa herba bahkan bisa sangat berbahaya. Dan ironisnya beberapa orang tidak memandang herba atau obat tradisional sebagaimana mestinya. Senyawa kimia dalam obat tradisional atau herba dapat mengubah detak jantung, tekanan darah, dan kadar glukosa. Maka, orang yang memiliki problem jantung, tekanan darah tinggi, atau kelainan gula darah seperti diabetes mesti sangat waspada.
Meski demikian, efek sampingan obat tradisional biasanya terbatas pada reaksi tipe alergi. Misalnya sakit kepala, pusing, mual, atau ruam. Beberapa pengobatan tradisional atau herba kemungkinan bisa menimbulkan "krisis penyembuhan" dengan menghasilkan gejala seperti flu atau gejala lainnya. Orang yang mengkonsumsi obat tradisional mungkin tampak menjadi lebih parah sebelum menjadi lebih baik. Secara umum dikatakan bahwa reaksi ini disebabkan oleh pembuangan limbah racun dari tubuh selama tahap-tahap awal terapi herbal.
Jika Anda memilih untuk mengobati sendiri dengan obat tradisional, sebaiknya Anda mempertimbangkan beberapa risiko seperti bahwa Anda mungkin tidak benar-benar tahu apa penyebab problem kesehatan Anda. Lalu pengobatan yang Anda lakukan secara sendiri mungkin menyembuhkan penyakit ringan, tetapi memperburuk problem kesehatan lainnya, seperti tekanan darah tinggi. Bahkan beberapa pengobatan sendiri bisa jadi mungkin bertolak belakang dengan obat yang diresepkan dokter.
Seperti semua produk kesehatan, obat tradisional hendaknya digunakan dengan kewaspadaan, pengetahuan dan, keseimbangan. Ingatlah bahwa ada beberapa penyakit dan problem kesehatan yang sekarang ini tidak ada obatnya.

Wednesday, September 19, 2012

Kumpulan Obat Tradisional dan Penjelasannya

Kumpulan Obat Tradisional dan Penjelasannya
Selama bertahun tahun, para pakar telah menemukan obat yang berasal dari alam dan diantaranya adalah obat herba atau obat tradisional. Obat tradisional yang kebanyakan berupa obat herba ini telah digunakan untuk mengobati berbagai macam penyakit. Meskipun ada yang berpendapat bahwa obat tradisional atau obat herba lebih aman daripada obat-obat farmasi modern, obat tradisional bukannya tidak berisiko. Peringatan dan rekomendasi apa saja yang hendaknya diingat untuk delalu waspada sewaktu mempertimbangkan pengobatan herbal atau obat tradisional ini. Silakan anda baca di Dampak Buruk Penggunakaan Obat Tradisional.
Jika dalam artikel sebelumnya kenzoo hadirkan tips dan trik tentang Cara Tradisional Menghilangkan Panu, maka dalam Tips Kesehatan kali ini kembali kenzoo share tentang Kumpulan Obat Tradisional dan Penjelasannya yang telah digunakan secara turun temurun sejak jaman dahulu.
Dan inilah obat tradisional tersebut :

1. Kolesterol dan Diabetes
Resep: Rebus daun salam bersama laos lalu minum air rebusan tersebut.
Fakta: Daun salam mengandung flavonoid dan tanin sebagai zat yang mampu menurunkankan kolesterol. Dapat pula menurunkan kadar gula dalam darah.
Laos mengandung minyak atsiri untuk membantu memperlancar sirkulasi darah dan proses pengeluaran sisa metabolisme termasuk kolesterol yang berlebih.
2. Hipertensi
Resep: Konsumsi daun seledri secara teratur.
Fakta: Seledri mengandung phathalide yang mampu untuk mengendurkan otot arteri sehingga menurunkan tekanan darah bagi penderita hipertensi dan juga mengurangi produksi hormon stres.
3. Sakit Kepala
Resep: Minum rebusan air dari jahe, sereh dan ketumbar.
Fakta: Jahe, sereh dan ketumbar mengandung minyak atsiri yang akan memperlancar peredaran darah juga berfungsi sebagai analgetik untuk mengurangi sakit di kepala.
4. Batuk
Resep: Air jeruk nipis dicampur dengan madu.
Fakta: Jeruk nipis mengandung vitamin C yang dapat memperbaiki ketahanan tubuh untuk melawan flu. Juga berfungsi sebagai antiseptik yang mampu membuang racun dalam tubuh.
 Madu yang juga berfungsi sebagai antiseptik dan mampu menambah tenaga untuk mengalahkan penyakit.
5. Luka
Resep: Oleskan madu pada bagian yang terluka
Fakta: Madu mengandung hydrogen peroxide dan gluconic acid yang akan membunuh bakteri penyebab infeksi dan membantu pertumbuhan sel baru sehingga luka menjadi cepat sembuh.
6. Mimisan
Resep: Gulung daun sirih yang telah dibersihkan dan masukkan ke dalam lubang hidung.
Fakta: Daun sirih mampu untuk mengurangi pendarahan, termasuk pada pendarahan di selaput lendir hidung seperti yang terjadi pada orang yang mengalami mimisan ini.
7. Bau Mulut
Resep: Rebus daun sirih, cengkeh dan kunyit. Lalu kumur dengan menggunakan air rebusan tersebut.
Fakta: Daun sirih dan cengkeh mengandung zat antiseptik. Kunyit mengandung kurkumin yang mampu mengatasi infeksi kuman penyebab bau mulut.
8. Keputihan
Resep: Rebus daun sirih dan sambiloto.
Fakta: Daun sirih berfungsi sebagai antiseptik. Sambiloto berfungsi sebagai antiflamasi yang mampu membunuh jamur dan mencegah rasa gatal.
9. Nyeri haid
Resep: Rebus kunyit bersama dengan asam jawa.
Fakta: Kunyit mengandung kurkumin. Asam jawa mengandung fruit acid yang akan membuat darah haid menjadi lancar dan mengurangi kram perut.
10. Susah Tidur
Resep: Mengoleskan minyak lavender pada bantal atau bawah hidung agar dapat tercium. Bisa juga dengan minum jus mentimun, pisang dan biji pala.   
Fakta: Aromaterapi dengan menggunakan bunga lavender membuat seseorang lebih cepat tidur dengan nyenyak.
Mentimun banyak mengandung vitamin C. Pisang mengandung karbohidrat dan asam folat yang melancarkan sirkulasi darah. Biji pala mengandung minyak atsiri yang mempu membuat pikiran menjadi tenang.
11. Bibir Kering
Resep: Oleskan madu pada bibir.
Fakta: Madu berfungsi sebagai antioksidan dan humecant yang dapat mempertahankan kelembaban, termasuk kelembaban bibir sehingga bibir tidak menjadi pecah-pecah.
12. Gigi Kusam
Resep: Lumatkan stroberi dan campur dengan setengah sendok teh baking soda. Oleskan pada gigi, diamkan selama beberapa menit kemudian bersihkan. Lakukan sesekali saja, karena asam ini dapat mengikis gigi Anda bila digunakan secara sering.
Fakta: Stroberi mengandung malic acid yang berfungsi sebagai pemutih alami.
13. Kerutan
Resep: Ambil putih telur dan oleskan pada wajah, gunakan sebagai masker.   
Fakta: Putih telur mangandung albumin yang dapat berfungsi sebagai pelembab dan mengencangkan kulit.
14. Ketombe
Resep: Rendam irisan cabe rawit dalam perasan air jeruk nipis. Oleskan pada kepala sebelum keramas.   
Fakta: Jeruk nipis mengandung vitamin C dan fruit acid. Sedangkan cabe rawit mengandung kapsaisin yang mampu membunuh bakteri atau jamur sehingga kulit kepala menjadi bersih.
15. Sengatan Lebah
Resep: Oleskan pasta gigi atau campuran baking soda dan air pada bagian yang tersengat. Jangan lupa untuk mengeluarkan sengat yang tertinggal pada tubuh.   
Fakta: Pasta gigi dapat menetralkan rasa sakit akibat sengatan. Baking soda dapat memberi rasa nyaman pada luka sengatan.
16. Kulit Terbakar atau Melepuh
Resep: Oleskan lidah buaya pada bagian tubuh yang melepuh.
Fakta: Lidah buaya mengandung mucopolysaccharides yang bermanfaat sebagai antiseptik dan anti radang sehingga membantu agar kulit yang melepuh tidak terinfeksi dan juga mencegah terjadinya kemerahan akibat radang. Kandungan kolagen pada lidah buaya pencegah terjadinya pembengkakan. Selain itu, lidah buaya mampu memberi efek dingin yang membantu mengurangi rasa sakit.
Nah, itulah tadi info untuk anda tentang beberapa Kumpulan Obat Tradisional dan Penjelasannya. Semoga bisa bermanfaat buat anda semua.

Tuesday, September 18, 2012

PERBEDAAN FINISHING BAJA RINGAN MENGGUNAKAN GALVANIS DAN GALVALUM

Istilah Galvanis atau Galvalum dipakai untuk membedakan jenis lapisan finishing atau coating pada baja ringan.
Galvanis adalah istilah untuk baja ringan yang diberi lapisan seng (zinc). Untuk galvanis finishingnya terdiri dari: 98% unsur coatingnya adalah seng/zink dan 2% adalah unsur alumunium.
Galvalum merupakan sebutan untuk pelapisan yang mengandung unsur alumunium dan zinc, dipasaran popular dengan sebutan Zincalume. Untuk Galvalum finishingnya terdiri dari: 55% unsur coatingnya adalah aluminium, 43,5% adalah unsur seng/zink dan 1,5% unsur silikon.
Beberapa produsen mengklaim bahwa pada tebal pelapisan yang sama, Galvalum memiliki ketahanan terhadap karat yang lebih tinggi dibandingkan Galvanis.
Untuk menyamai kekuatan galvalum menahan karat, maka pelapisan pada galvanis dibuat lebih tebal. Seperti juga produk material lainnya, dipasaran beredar berbagai macam kelas material, pilihlah baja ringan dengan mutu material prima yang sudah teruji dilapangan.

Mengapa GALVALUM ? Kekuatan Galvalum merupakan material berbahan dasar besi dengan lapisan aluminium dan zinc. Karena berbahan dasar besi maka galvalum sangat sesuai untuk digunakan sebagai material struktural khususnya sebagai rangka atap yang kokoh dan kuat. > > Tahan Karat Material berbahan dasar besi memiliki satu kelemahan yaitu karat. Kelemahan itu terjawab sudah, galvalum dengan lapisan aluminium dan zinc memberikan sifat yang tahan karat dan memiliki siklus hidup bahkan sampai ratusan tahun. > > Anti Rayap Rayap merupakan musuh no.1 kayu, dimana sudah sering terjadi kasus keruntuhan atap akibat rangka kayunya dimakan rayap. Hal ini tidak akan terjadi dengan material galvalum. > > Tidak Merambatkan Api Tidak seperti kayu yang jika terkena api akan berubah menjadi arang ( hancur) , galvalum memiliki sifat lebih tahan terhadap api sehingga memperkecil resiko keruntuhan akibat kebakaran. > > Ringan Tidak seperti baja, berat sendiri material galvalum ringan sekali dimana dalam pengerjaan rangka atap tenaga kerja lebih mudah dalam mengangkat dan memasangnya. Dalam satu kesatuan sebagai suatu bangunan hal ini juga berarti memperingan beban yang harus ditanggung struktur penyangganya.

JENIS-JENIS PLAFON

plafon akustik images
Semua bahan untuk jenis plafon rumah merupakan bahan–bahan yang baik dan berkualitas. Tinggal anda saja yang menentukan bahan yang mana yang cocok sesuai dengan desain interior plafon diinginkan.
Sebelum memilih model dan bahan dasar plafon rumah yang akan Anda pakai dalam desain nantinya, ada baiknya Anda mempelajari keunggulan dan kelemahan dari  tiap jenis plafon tersebut.
  1. Plafon Tripleks
Plafon berbahan tripleks merupakan  jenis penutup plafon yang sering dipakai. Ukuran tripleks dipasaran adalah 122 cm x 244 cm dengan ketebalan 3 mm, 4 mm dan 6 mm. Pemasangan plafon ini dapat dipasang lembaran tanpa dipotong-potong maupun dapat dibagi menjadi empat bagian supaya lebih mudah dalam penataan dan pemasangannya. Rangka plafon dapat menggunakan kasau 4/6 atau 5/7 dengan ukuran rangka kayu 60 cm x 60 cm.
Keunggulan jenis plafon tripleks proses pengerjaannya lebih mudah dan dapat dilakukan oleh tukang kayu sehingga Anda tidak kesulitan dalam pengerjaannya. Material tripleks mudah didapatkan di pasaran dengan harga yang relatif murah dan bahan yang ringan memudahkan pengguna  dalam perbaikan apabila terjadi kerusakan untuk menggantinya.
Kelemahan bahan tripleks tidak tahan terhadap api sehingga mudah terbakar dan apabila sering terkena air atau rembesan maka akan mudah rusak.
  1. Plafon Eternit atau Asbes
Dalam pasaran ukuran plafon eternit  adalah 1.00 m x 1.00 m dan 0.50 m x 1.00 m. Cara pemasangan pun sama dengan plafon tripleks. Anda dapat menggunakan kasau 4/6 atau 5/7 dengan ukuran rangka kayu 60 cm x 60 cm untuk rangka plafon.
Keunggulannya selain mudah didapat dipasaran, proses pengerjaan pun mudah sehingga tidak menemui kendala. Bahannya yang ringan memudahkan pengguna untuk dapat mengganti apabila terjadi kerusakan.
Kelemahan bahan dari eternit atau asbes tidak tahan terhadap goncangan dan benturan sehingga harus berhati-hati dalam proses pemasangan plafon supaya tidak patah atau retak.
  1. Plafon Fiber
Saat ini plafon fiber sudah banyak digunakan. Dalam aplikasi untuk plafon rumah menggunakan papan GRC (Glassfiber Reinforced Cement Board). Harganya relatif murah dibandingkan dengan tripleks. GRC Board mempunyai ukuran 60 cm x 120 cm dengan ketebalan standar 4 mm. Rangka plafon dapat mengunakan kasau 4/6 atau 5/7 maupun besi hollow 40 mm x 40 mm.
Keunggulan plafon GRC tahan terhadap api dan air, lebih kuat, ringan dan luwes. Proses pengerjaanya cukup mudah.
Kelemahan sama dengan plafon eternit atau asbes tak tahan benturan. Material GRC di beberapa drah masih jarang di jumpai.
  1. Plafon Gypsum
Plafon gypsum salah satu jenis plafon yang sudah banyak digunakan pula untuk penutup plafon. Ukuran untuk plafon adalah 122 cm x 244 cm. Untuk rangka seperti GRC Board anda dapat menggunakan kasau maupun besi hollow.
Keunggulan, pada saat terpasang plafon gypsum memiliki permukaan yang terlihat tanpa sambungan sehingga banyak diminati masyarakat. Proses pengerjaanya pun lebih cepat. Mudah diperoleh, diperbaiki serta diganti.
Kelemahan, tidak tahan terhadap air sehingga mudah rusak ketika terkena air atau rembesan air. Tidak semua tukang dapat mengerjakannya, perlu keahlian khusus.
  1. Plafon Akustik
Plafon akustik solusi bagi Anda yang merencanakan sebuah ruangan yang dapat meredam kebisingan. Karena plafon akustik merupakan plafon yang tahan terhadap batas ambang kebisingan tertentu. Ukuran yang tersedia adalah 60 cm x 60 cm dan 60 cm x 120 cm. Plafon akustik dapat dipasang dengan rangka kayu atau bahan metal pabrikan yang sudah jadi.
Keunggulan, dapat meredam suara sehingga untuk kebutuhan ruangan tertentu banyak dipakai oleh masyarakat. Bobotnya relatif ringan sehingga mudah untuk perbaikan atau diganti dan proses pengerjaannya cepat.
Kelemahan, tidak tahan air dan di daerah tertentu masih jarang dijumpai serta harganya relatif lebih mahal.

MERK DAN UKURAN BAHAN

ATAP GELOMBANG bahan Zincalume, Galvalume, AluZinc AZ 150 & AZ 100
· Type KLIPLOK, Lebar effektif = 406 mm ( 3 Gelombang)
· Type SPANDEK, Lebar effektif = 700 mm ( 9 Gelombang)
· Type TRIMDEK, Lebar effektif = 760 mm ( 5 Gelombang)
· Type CD 5 - 750, Lebar effektif = 750 mm ( 5 Gelombang)
· Type CD 9 - 680, Lebar effektif = 680 mm ( 9 Gelombang)
· Type CD 10 - 760, Lebar effektif = 760 mm ( 10 Gelombang)
· Type CD 4 - 780, Lebar effektif = 780 mm ( 4 Gelombang)
· Type CD 12 - 925, Lebar effektif = 925 mm ( 12 Gelombang)
· Type CD SINGLE RIB, Lebar effektif = 1000 mm ( 5 Gelombang)
· Type KR 5 - 750, Lebar effektif = 750 mm ( 5 Gelombang)
· Type KR 9 - 670, Lebar effektif = 670 mm ( 9 Gelombang)
· Type KR 10 - 760, Lebar effektif = 760 mm ( 10 Gelombang)
· Type PRIMA 4 - 770, Lebar effektif = 771 mm ( 4 Gelombang)
· Type PRIMA 5 - 750, L. eff = 750 mm ( 5 Gelombang Tebal bisa 0.75mm)
· Type PRIMA 9 - 670, L. eff = 670 mm ( 9 Gelombang Tebal bisa 0.75mm)
· Type PRIMA 11 - 800, L. eff = 800 mm ( 11 Gelombang Tebal bisa 0.75mm)
· Type PRIMA 672, Lebar effektif = 672 mm ( 4 Gelombang)
· Type PRIMA 5 - 1060, Lebar effektif = 1060 mm ( 5 Gelombang)
· Type PRIMA 12 - 920, Lebar effektif = 920 mm ( 12 Gelombang)
· Type GSR 1000, Lebar effektif = 1000 mm ( 5 Gelombang Tebal bisa 0.75mm)
· Type GTR 960, Lebar effektif = 960 mm ( 6 Gelombang)
· Type GL 950, Lebar effektif = 950 mm ( 7 Gelombang)
· Type SD 935, Lebar effektif = 935 mm ( 12 Gelombang)
· Type LT 7, Lebar effektif = 890 mm ( 8 Gelombang)
· Type GS 830, Lebar effektif = 830 mm ( 5 Gelombang)
· Type GL 750, Lebar effektif = 750 mm ( 5 Gelombang)
· Type TD 750, Lebar effektif = 750 mm ( 5 Gelombang Tebal bisa 0.75mm)
· Type TSR 720, Lebar effektif = 720 mm ( 4 Gelombang)
· Type G 680, Lebar effektif = 680 mm ( 9 Gelombang)
· Type KL 672, Lebar effektif = 672 mm ( 4 Gelombang)
· Type SL 730, Lebar effektif = 730 mm ( 3 Gelombang)
· Type TB 600, Lebar effektif = 600 mm ( 3 Gelombang)
· Type V 600, Lebar effektif = 600 mm ( 4 Gelombang)
TALANG & NOK GALVALUME
Atap BITUMEN
· Atap ONDULINE ( 10 Gelombang, Tebal 3mm, Ukuran 95cm x 200cm)
· Atap GUTTAPRAL ( 10 Gelombang, Tebal 2.4mm, Ukuran 95cm x 200cm)
ASBES DJABESMENT
ATAP / SENG BJLS
INSULATION
KAWAT DURI
KAWAT SILET / CONCERTINA RAZOR WIRE
ATAP PVC / ROOFTOP
GENTENG METAL
· MULTIROOF
· SURYAROOF
· SAKURAROOF
· PRIMAROOF CLASSIC
· PRIMAROOF MODERN
· TORA TORA
· DIAMOND ROOF
Atap Gelombang TRANSPARAN
· SUNLOID ( Bahan Policarbonate)
· SOLARTUFF ( Bahan Policarbonate)
· LUXXLITE
· CHLADIANPLAST ( Bahan Plastik Poly Propylene-PP)
· INNOLITE ( Bahan Plastik Poly Propylene-PP)
STRUCTURAL DECKING, ZINCOATED
· Type Bondek, Lebar effektif = 600 mm ( 4 Gelombang)
· Type Combideck, Lebar effektif = 870 mm ( 7 Gelombang)
· Type Ekondeck 890, Lebar effektif = 890 mm ( 7 Gelombang)
· Type Alkadeck 890, Lebar effektif = 890 mm ( 7 Gelombang)
· Type Alkadeck 1000, Lebar effektif = 1000 mm ( 3 Gelombang)
· Type Ribdeck 1000, Lebar effektif = 1000 mm ( 3 Gelombang)
· Type Mitradeck 1000, Lebar effektif = 1000 mm ( 3 Gelombang)
· Type PrimaDeck 675, Lebar effektif = 675 mm ( 5 Gelombang)
· Type Primadeck 880, Lebar effektif = 880 mm ( 6 Gelombang)
POLICARBONATE
· Merk Lexan ( Bergaransi)
· Merk GE Carboron ( Bergaransi)
· Merk TwinLite
· Merk Blue Sky
· Merk Tileron
· Merk De' Light
· Merk Duromax
· Merk Polykron
· Merk Solarlite
· Merk X-Lite
· Merk Molideck
WIRE MESH ex SBRC
· Mulai Diameter 4 mm s/ d 10 mm
JILUMESH / ORNAMESH / EXPANDED METAL
PLAT GALVANIS
· Mulai Ketebalan 0.40 mm s/ d 3.80 mm
ü Ukuran Lembar = 1219mm x 2438mm
ü Ukuran Roll = 1219mm x 25.00 m
HOLLOW GALVALUME
· Bahan Galvalume
ü Ukuran 20 x 40mm. Tebal 0.30mm, Panjang 4.00m
ü Ukuran 20 x 40mm. Tebal 0.40mm, Panjang 4.00m
ü Ukuran 40 x 40mm. Tebal 0.30mm, Panjang 4.00m
ü Ukuran 40 x 40mm. Tebal 0.40mm, Panjang 4.00m
ü Ukuran 40 x 60mm. Tebal 0.55mm, Panjang 6.00m
ü Ukuran 40 x 60mm. Tebal 0.75mm, Panjang 6.00m
RANGKA ATAP BAJA RINGAN
· Profil UK 100 ( Tebal 0.55mm, 0.75mm, 1.05mm)
· Profil UK 75 ( Tebal 0.75mm, 0.55mm)
· Profil C 75 ( Tebal 0.55mm, 0.65mm, 0.75mm, 1.05mm)
· Profil C 70 ( Tebal 0.55mm)
· Reng AA ( Tebal 0.45mm, 0.55mm)
· Reng A ( Tebal 0.45mm, 0.55mm)
· Reng AB ( Tebal 0.45mm, 0.55mm)
· Reng X ( Tebal 0.45mm)
PINTU
· ANGZDORR ( Bahan HDF, WPC)
· TULUS DOOR
· DUMA DOOR ( Bahan WPC)
· PINTU BESI GRANT
DUMA PANEL ( PARTISI / PLAFON WPC)
TANDON AIR PROFIL TANK
TURBINE VENTILATOR CYCLONE
· Type L-45 DF ( 45cm= 18” , Bahan Alumunium, Stainless Steel)
· Type L-60 DF ( 60cm= 24” , Bahan Alumunium, Stainless Steel)
· Type L-75 DF ( 75cm= 30” , Bahan Alumunium, Stainless Steel)
· Type L-90 DF ( 90cm= 36” , Bahan Alumunium, Stainless Steel)
ALUMUNIUM COMPOSITE PANEL
· Seven
· Qinfeng
· AlumeBond
· Alucopla
· Alustar
PAGAR BRC
· Elektroplating
· Hot Dip Galvanized
LEMKRA ( LEM KERAMIK)
· FK 101 ( Perekat Keramik Lantai)
· FS NAT ( Pengisi Rongga Nat)
· FK 111 ( Perekat Keramik Dinding)
· DS 105 ( Water Proofing)
· FK 103 ( Flexible & Waterproofing)
· TG 301 ( Bounding Agent)
· CR 107 ( Concreate Repair)
· CB 109 ( Cement Blitz)
· HF 007 ( High Flexible)
· SC 114 ( Skim Coat)
· LBM 116 ( Perekat Bata Ringan)
· PL 115 ( Plesteran)

Monday, September 17, 2012

Harga Sewa Scafollding

JENIS MATERIAL KETERANGAN HARGA SEWA / PCS 
(Rp.)
Main Frame 1.90 8.500
Main Frame 1.70 8.000
Main Frame 1.50 7.500
Ledder Frame 0.90 7.000
Ledder Frame 0.50 6.500
Horisontal Frame 1.05 9.000
Cross Brace 2.20 5.500
Cross Brace 1.90 5.500
Jack Base 0.60 5.000
Jack Base 0.40 5.000
U Head Jack 0.60 5.000
U Head Jack 0.40 5.000
Join Pin TN-1 2.000
Clamp 1 1/4 3.000
Cat Walk 0.50 25.000
Pipe Support TS-90 35.000
Steel Pipe 6 m 1 1/2 35.000
Stair 1 1/2 75.000
Svivel Castor 6" 100.000

 
sumber :http://informasibangunan.blogspot.com/2012/06/harga-sewa-scafollding.html